Rabu, 04 Desember 2013

Rumah Tradisional Sao Ria (rumah kepala suku) 
Suku Ende Lio di Maurole Ende Flores 






















Jumat, 27 September 2013

Permukiman Nelayan Bugis di Tanah Lio (Maurole)
oleh Mukhlis A. Mukhtar ST,MT

Ciri perkampungan nelayan bugis umumnya juga memiliki langgar atau masjid. Hal ini bisa dijumpai rumah nelayan bugis yang ada di kecamatan Maurole Kab. Ende Flores. Struktur kontruksi rumah Bugis yang ada di kecamatan Maurole adalah memiliki dinding dari anyaman bambu atau papan, Atapnya dari daun nipah, sirap atau seng. Sistem struktur menggunakan rumah panggung dengan menggunakan tiang penyangga dan tidak menggunakan pondasi dan memiliki ragam hias di bagian atap yang memiliki filosofi tersendiri (bisa dilihat pada gambar-gambar dibawah)


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS

Pola perkampungan orang Bugis umumnya adalah mengelompok padat dan menyebar. Pola mengelompok banyak terdapat di dataran rendah, dekat persawahan, pinggir laut, dan danau, sedangkan pola menyebar banyak terdapat di pegunungan atau perkebunan. Selain itu perkampungan orang Bugis juga dapat dibedakan berdasarkan tempat pekerjaan, yaitu:
1.      Pallaon ruma (kampung petani)
2.      Pakkaja (kampung nelayan)
3.      Matowa (kepala kampung) 




Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Struktur kontruksi Rumah  Panggung Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


struktur Tangga Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Teras Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS

Ragam Hias yang terdapat di atas atap bangunan
Selain pembagian berdasarkan tempat pekerjaan di atas, pada kampung Bugis juga terdapat pasar kampung, kuburan, dan masjid/mushala. Orang Bugis juga mengenal sistem tingkatan sosial yang sangat berkait dengan arsitektur. Pelapisan sosial tersebut antara lain adalah: Anakarung (bangsawan), to maradeka (rakyat biasa), dan ata (sahaya)

Tangga yang terdapat pada rumah tradisional Bugis


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Struktur rumah panggung Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole









Ragam Hias Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir Kecamatan Maurole


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS


Rumah Nelayan Bugis di pesisir pantai Kecamatan Maurole Ende FloreS






Semoga bermanfaat...!!!








Minggu, 18 Agustus 2013

Tradisi Proses Pembangunan Kembali Bangunan Tradisional Sao Keda Suku Ende Lio Flores di Desa Wolotolo
Oleh  : Mukhlis A. Mukhtar, ST,MT














bersambung......